UTUSANRIAU.CO, ROKAN HULU - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menggelar Forum Konsultasi Publik dalam rangka Penyusunan Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Rohul Tahun 2027, Kamis (27/2/2026), bertempat di Aula Pertemuan Kantor Bappeda Rohul.
Forum ini menjadi tahapan strategis dalam memastikan dokumen perencanaan tahunan daerah disusun secara partisipatif, terarah, dan selaras dengan kebijakan provinsi maupun nasional.
Kegiatan dihadiri oleh Bupati, Anton ST
MM, Pj.Kepala Bappeda Rohul Sekretaris Daerah, para asisten dan staf ahli, pimpinan OPD, pimpinan BUMD dan instansi vertikal, lembaga perbankan, perguruan tinggi, organisasi perempuan dan pemuda, LSM, tokoh masyarakat, serta insan pers.
Dalam laporan panitia, Pj Bappeda Trismel meri menyampaikan bahwa pelaksanaan forum ini berlandaskan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional,
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, serta Permendagri Nomor 86 Tahun 2017. Forum ini bertujuan menyerap masukan konstruktif terhadap penyempurnaan Rancangan Awal RKPD Tahun 2027, sekaligus menyepakati program prioritas yang akan dituangkan dalam Berita Acara Kesepakatan.
Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan secara resmi, Bupati Rohul Anton ST.MM.menegaskan bahwa Forum Konsultasi Publik merupakan tahapan krusial dalam proses perencanaan pembangunan. “Forum ini menjadi ruang partisipatif untuk menyerap aspirasi masyarakat dan menyatukan persepsi antar pemangku kepentingan, agar RKPD Tahun 2027 benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat,” tegasnya.
Bupati menyampaikan bahwa tema RKPD Tahun 2027 difokuskan pada pengembangan sektor pertanian dan pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah, dalam rangka percepatan pengentasan kemiskinan dan penurunan angka stunting.
Saat ini, kondisi makro Kabupaten Rohul masih menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya pertumbuhan ekonomi , tingkat kemiskinan masih , dan prevalensi stunting yang memerlukan intervensi terpadu dan lintas sektor.
RKPD 2027 juga harus disusun selaras dengan arah kebijakan RPJMD Kabupaten Rohul 2025–2029, kebijakan Provinsi Riau serta Asta Cita dalam RPJMN 2025–2029. Bupati menekankan pentingnya penguatan sinergi antara perencanaan dan penganggaran, optimalisasi belanja yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, serta penghindaran duplikasi program antar perangkat daerah.
Sementara itu, PJ Kepala Bappeda- Kabupaten Rohul Simelmeri SE.Msi dalam paparannya menyampaikan bahwa penyusunan RKPD Tahun 2027 dilakukan melalui pendekatan teknokratik, partisipatif, politis, serta kombinasi top-down dan bottom-up. Target makro pembangunan tahun 2027 diarahkan pada pertumbuhan ekonomi 6,59 persen, penurunan kemiskinan, peningkatan IPM serta penurunan stunting secara signifikan.
Prioritas pembangunan dirumuskan dalam tujuh agenda strategis,tahun 2027 meliputi Fokus 1,perbaikan Sekolah, fokus 2,peningkatan Akses mutu RSUD,Fokus 3,Ketersediaan dukungan alat berat memudahkan akses Transportasi pada setiap Kecamatan, fokus 4,Ketersediaan dukungan pemadam kebakaran pada seluruh Kecamatan,fokus 5, Fasilitas dan penyelenggaraan MTQ tingkat Provinsi Riau tahun 2027 di Kabupaten Rokan Hulu. ** yus/Adv